Archive for Januari 2014
Senin, 06 Januari 2014
5 Makanan Yang Enak Namum Berbahaya Di Dunia
Setiap Manusia pasti butuh makan. Di zaman
yang modern ini banyak jenis-jenis makanan yang muncul dengan kreasi dan
kreativitas tangan para pecinta masak. Tidak hanya mengenyangkan perut nih gan,
makanan lezat menjadi incaran para pecinta makanan (kuliner). Ini dia beberapa
Makanan Lezat enak di lidah namun berbahaya untuk Kesehatan menurut Blog ini:
1.
Cabai
Rawit Terpedas di Dunia
Mayoritas
orang Indonesia suka makanan pedas, makan tidak lengkap tanpa sambal, camilan
lebih enak kalau level pedasnya 10, benar kan? Sekali waktu, Anda bisa liburan
ke Karibia. Di sana, Anda akan menemukan cabai paling pedas di dunia, namanya
Naga Bhut Jolokia atau the Ghost Pepper atau Cabai Hantu. Karena banyak orang
terobsesi dengan makanan pedas, pada tahun 1912, seorang pria bernama Wilbur
Scoville mengembangkan skala Scoville. Skala tersebut dapat mengukur tingkat
pedas. Untuk makanan terpedas di dunia, rekor masih dipegang oleh cabai rawit
bernama Trinidad Moruga Scorpion. Makanan pedas tentu berbahaya bagi Anda yang
memiliki pencernaan sensitif. Bahkan, terlalu banyak mengonsumsi makanan pedas
bisa mengakibatkan pendarahan lambung atau usus.
2.
Ikan Paling Beracun di Dunia
Ikan
laut adalah makanan kesukaan banyak orang. Lihat saja rumah makan seafood
selalu laris manis. Namun hati-hati, tidak semua ikan laut bisa dimakan karena
mengandung racun. Salah satu ikan yang rasanya enak namun beracun adalah ikan
fugu. Ikan fugu atau ikan kembung adalah ikan unik, dia bisa menggembungkan
tubuhnya seperti balon jika merasa terancam. Di Jepang, ikan ini terkenal
sangat enak, sering dibuat jadi sushi. Namun ikan fugu memiliki racun yang bisa
membunuh seseorang. Ikan ini dilarang beredar di Eropa dan di Jepang sejak
tahun 1984. Bagian paling beracun dari ikan fugu adalah hatinya. Chef harus
sangat berhati-hati memasak ikan ini. Salah sedikit saja, orang yang memakannya
bisa meninggal karena kena racun. Ikan fugu masih banyak disajikan dengan
irisan daging tipis yang disusun mirip kelopak bunga.
3.
Pizza Paling Mahal Di Dunia
siapa
yang tidak suka pizza? Makanan yang berasal dari Italia ini sudah akrab di
lidah orang Indonesia. Beberapa restoran pizza terkenal memasang harga yang
tidak murah, namun Anda pasti kaget dengan harga pizza yang satu ini, karena
sangat mahal dan berbahaya untuk dompet anda. Nama pizza ini adalah pizza Louis
XIII. Dibuat oleh Chef Renato dan membutuhkan waktu tiga hari untuk membuatnya.
Yang membuat pizza ini jadi mahal adalah bahan-bahannya, terdiri dari telur
ikan, lobster dan garam khusus yang diambil dari sungai Murray. Banyak yang
mengatakan pizza ini sangat eksotis. Harganya $12.000 atau sekitar Rp 120 juta.
4.
Makanan Paling Awet di Dunia.
Burger
adalah makanan praktis dan paling disukai, mulai dari anak-anak hingga orang
dewasa. Namun tahukah Anda, seorang pria bernama David Whipple secara tidak
sengaja menyimpan sebuah burger selama belasan tahun. Burger ini dibeli pada 7
Juli 1998, namun tetap awet hingga dibuka pada awal tahun 2013. Mengerikan
bukan, burger ini tidak mengalami pembusukan bahkan tidak bau. Bagian roti dan
daging tetap utuh seperti burger baru. Seharusnya, makanan alami akan busuk
setelah beberapa hari, namun BURGER INI TAHAN DARI PEMBUSUKAN hingga 14 tahun.
Burger ini dibeli di sebuah restoran fast food yang sangat terkenal, bahkan
sangat terkenal di Indonesia.
5.
Buah Paling Bau di Dunia.
Kalau
yang satu ini Anda pasti sudah akrab, ya ya.. durian yang kata orang Indonesia
sebagai buah paling enak di dunia. Daging durian yang lembut dan manis bisa
memanjakan lidah Anda. Walaupun baunya cukup menyengat, durian tetap jadi buah
paling disukai, padahal harganya tidak bisa dibilang murah. Namun tahukah Anda,
bagi sebagian orang di luar negeri, terutama bule, mereka heran mengapa orang
Indonesia dan beberapa negara di Asia sangat suka durian. Bagi mereka, aroma
durian yang bau bisa membuat pusing, bahkan muntah. Buah ini dianggap berbahaya
karena bisa menyebabkan rasa tidak enak badan akibat baunya. unikgaul.com
Mungkin hanya masalah kebiasaan saja, hidung orang Indonesia sudah terbiasa
dengan aroma durian. Sehingga aroma menyengat sekalipun.. hajar saja! Kan
rasanya enak.






